Senin, 11 Oktober 2010

Tak Harus dengan Paksaan

Memaksa, dipaksa,terpaksa,paksaan.
Perlu kita renungi bersama dengan kata-pata paksaan, memaksa, dipaksa, dan terpaksa. Suatu hal yang saling berkaitan dan sering kita temui dilapangan baik melihatnya, maupun kita melakukan hal itu.

Memang tak ada salahnya kita memaksa orang lain untuk berbuat lebih baik, melakukan kebaikan atau belajar kebaikan "Kadang kalo tak dipaksa dia tak bergerak, tak berubah,lebih suka pada kondisi nyaman, yang lebih extrinya lagi bisa2 jauh dari-Nya".
Namum tak semua "memaksa" bisa berjalan dengan apa yang kita harapkan. Kadang mereka malah semakin jauh dari kita.

"sedhela-sedhela meksa, sedhela-sedhela meksa,kok nyong dipeksa si....?".tu kadang yang terlontar dari target sasaran kita, karena kita memaksanya.Meskipun ada yang berhasil merubah mereka dengan kita memaksanya "awalnya terpaksa, ketika dilakukan secara rutin maka sedikit demi sedikit rasa dipaksanya bisa hilang dalam diri mereka".Pertanyaannya: dengan kita memaksa, banyak berhasilnya ataukah malah banyak yang jauh dengan kita.

Luar bisa menginspirasi ketika penulis dan lima teman penulis bersilaturahmi ke tempat ustadz anwar jufri LC. Motivasi beliau dalam sebuah kalimat "kita cukup membuat sebuah laporan(proposal)sebuah niat,doa atau permohonan kepada Allah (diantaranya lewat sholat tahajud kita)maka Allah akan meng ACC-Nya, tak ada yang harus kita khawatirkan lagi ketika Allah kelah meng ACC-Nya. Seperti yang diceritakan,Nabi Ibrahim pernah mengajukan proposalnya kepada Allah=Ibrahim meminta Nabi Muhammad dilahirkan di tempat yang dalam kondisi paling jahiliyah lalu Allah meng ACC.benar Nabi Muhammad dilahirkan di tempat tersebut".

Dengan inspirasi tadi, kita kaitkan dengan materi ini."tak harus dengan paksaan".
Mari kita coba buat sebuah sebendhel proposal yang kita akan ajukan kepada Allah untuk target atau sasaran kita.Semoga Allah neng ACC, ketika Allah telah meng ACCnya tak ada yang perlu kita cemaskan atau riaukan lagi,atau harus dipaksa lagi meskipun dia berada dimanapun.

Terbukti, pernah penulis mengajukan proposal kepada Allah yang isinya untuk adik penulis "semoga Allah neng acc semua". Sudah lama sekali penulis mengajukannya, al hasil alhamdulillah sudah mulai terlihat. Adik penulis sekarang dari yang dulunya tak mau puasa sunnah sekarang mulai mau puasa sunnah.

Demikian sedikit inspirasi kepada pembaca. seboga bermanfaat untuk kita dan Jama'ah da'wah..

Pratama Widodo
-mencoba menginspirasi-

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More